Stephen Chow looking serious, holding a soccer ball. Text: "Dubbing Inggris: 'I want to play soccer.' "
BUKAN TERJEMAHAN LITERAL Tim dubbing Indonesia tidak menerjemahkan kata per kata. Mereka melokalkan humor ala Stephen Chow agar sesuai dengan selera Indonesia. Contoh: istilah "Kung Fu" sering diganti dengan "Silat" atau "Ilmu Hikmah" di beberapa versi VCD bajakan (yang justru legendaris).
The same image but with chaotic energy. Text: "Dubbing Indonesia: 'BOLA! GUA MAU NYEPAK BOLA! SIAP-SIAP LO PADA KENA TEKKEN GUA!' " shaolin soccer dubbing indonesia
"Setuju? Comment 'SHAOLIN' di bawah! Lanjut? Subscribe!" Option 2: Twitter/Instagram Caption (Short & Punchy) Headline: Shaolin Soccer versi Indonesia > Original?
VOICE ACTOR ANONIM Berbeda dengan sekarang, dubbing tahun 2000-an (untuk VCD bajakan) sering dilakukan oleh voice actor lepas yang tidak tercantum kredit. Mereka bekerja cepat (1-2 hari untuk 1 film) dan hasilnya? Raw, chaotic, but hilarious. Stephen Chow looking serious, holding a soccer ball
"Yang gak kalah ikonik: istilah-istilah lokal yang dimasukin. Misalnya, mereka gak cuma terjemahin literal. Mereka bikin dialognya jadi lebih... Indonesia banget . Pedas, blak-blakan, dan garing." Visual: The villain Team (Team Evil) with soccer ball.
Visual: Footage of Shaolin Soccer (original Cantonese) vs. the Indonesian dub. Text overlay: "Dubbing Indo yang LEGENDARIS" Contoh: istilah "Kung Fu" sering diganti dengan "Silat"
"Siapa di sini yang gede tahun 2000-an? Pasti inget Shaolin Soccer ! Tapi, jujur... yang bikin film ini makin ikonik di Indonesia itu BUKAN cuma efek bolanya yang meledak. Tapi DUBBING BAHASA INDONESIANYA !" Visual: Clip of Mui (the ugly-turned-beautiful baker) speaking in Indonesian.
No cap. Dubbing Shaolin Soccer di Indo itu masuk dalam kategori "Masterpiece Dubbing" .