Tsunade tertawa terbahak-bahak. “Lihat? Itu baru hiburan!”
Ino menjadi stylist dadakan. “Hinata, kamu punya body goals ! Tapi jangan sembunyi di balik jaket tebal terus. Coba off shoulder lavender dress ini.”
Di pemandian air panas Shikkotsu Forest Resort (milik klan Senju yang dihidupkan kembali sebagai bisnis spa oleh Tsunade).
Temari, si kunoichi dari Suna, memilih streetwear edgy: jaket kulit merah menyala, celana kargo, dan sepatu boots bertabur paku. “Di Suna, mode itu bukti eksistensi,” ujarnya sambil memamerkan kipas raksasanya yang kini didesain ulang jadi handheld fan mewah. Tsunade tertawa terbahak-bahak
Hinata tersipu, tapi ketika Naruto tanpa sadar berujar, “Wah, Hinata cantik banget,” pipinya memanas, dan Byakugan -nya aktif sebentar—bukan untuk melawan, tapi untuk memastikan tidak ada lawan jenis lain yang melirik Naruto.
Restoran mewah dengan menu omakase terbaik di Konoha. Tsunade memesan sake termahal. “Santai, ini biaya operasional Hokage kehormatan,” ujarnya santai, membuat Sakura geleng-geleng.
Tsunade menepuk bahu Naruto. “Kamu besok lapor jam 8 pagi. Oh, dan bayar semua tagihan ini.” “Hinata, kamu punya body goals
Tenten, si ahli persenjataan, justru paling antusias di toko aksesoris. “Shuriken bentuk anting! Kunai gantungan kunci! Ini senjata sekaligus fashion statement !” serunya sambil mengisi keranjang.
Lagu tema: “Kaze” (remix pop) dinyanyikan oleh Ino, Sakura, Temari, Tenten, Hinata, dan Tsunade (dengan vokal latar Naruto yang fals). Apakah Anda ingin versi visual novel , komik strip , atau skenario live action dari cerita ini?
Tengah malam. Mereka beristirahat di ryokan mewah. Naruto akhirnya diperbolehkan ikut after party . Temari, si kunoichi dari Suna, memilih streetwear edgy:
Naruto menjerit. Para kunoichi tertawa bersama—bukan tawa ninja, tapi tawa sahabat sejati.
“Aku muak. Bosan. Stress,” ujar Tsunade sambil menyandarkan tubuh di kursi bar, dikelilingi oleh Ino, Hinata, Temari, Tenten, dan Sakura. Bukan di ruang rapat Hokage, tapi di lounge rooftop eksklusif di Distrik Hiburan Konoha.
“Yeah, siapa sangka jadi kunoichi juga butuh lifestyle dan hiburan,” kata Tenten.
“Terima kasih untuk hari ini,” ujar Hinata lembut.